Metodologi Penelitian Pendidikan
Mata kuliah ini mengkaji konsep-konsep, prinsip, pendekatan, metode dan teknik penelitian pendidikan. Dibahas pula tentang penerapan teori-teori penelitian dalam praktek di lapangan, khususnya dalam bidang studi pendidikan umum.
Metode penelitian pendidikan perlu dikuasai oleh calon tenaga kependidikan dan mereka yang berprofesi kependidikan dalam upaya pencanderaan dan pengembangan kebijakan dan program-program pendidikan yang menjadi tugasnya.
Mata kuliah ini mempunyai dua tujuan pokok. Pertama, para rnahasiswa dapat memahami dimensi teoritis dan dimensi praktis penelitian pendidikan. Kadua, mereka mampu menggunakan dimensi-dimensi penelitian pendidikan dalam menyusun rencana penelitian dalam program studi yang diikuti.
Proses pembelajaran dilakukan melalui pembelajaran partisipatif. Di dalamnya mencakup penggunaan metode pembelajaran individual dan kelompok. Pembelajaran individual berkaitan dengan telaah kepustakaan dan tugas penyusunan kerangka penelitian ilmiah yang diharapkan membantu mahasiswa dalam memperlancar penyusunan proposal thesis atau karya ilmiah lainnya. Pembelajaran kelompok dilakukan dalam penyusunan laporan tugas baik buku-buku yang diwajibkan maupun laporan lapangan.
Mata kuliah ini mencakup pokok-pokok kajian/bahasan sebagai berikut:
1. Hakekat dan kegunaan metode penelitian pendidikan bagi lembaga-lembaga, masyarakat, dan tenaga kependidikan.
2. Jenis-jenis penelitian pendidikan.
3. Pendekatan dan paradigma peneliti pendidikan.
4. Masalah-masalah dalam penelitian pendidikan.
5. Populasi, sampel/subjek dalam penelitian pendidikan.
6. Metode-metode penelitian pendidikan.
7. Teknik-teknik dan lnstrumen penelitian pendidikan.
8. Analisis data dalam penelitian pendidikan.
9. Penggunaan statistik dalam penelitian pendidikan.
10. Kerangka umum rancangan dan prosedur penelitian pendidikan.
Metodologi penelitian Pendidikan :
1. Ilmu adalah pengetahuan tentang fakta-fakta baik natura atau sosial yang berlaku umum dan sistematik ( pengetahuan yang sudah teruji kebenarannya atau sudah memenuhi kriteria)
2. Pengetahuan adalah segala sesatu yang diketahui
3. Ilmu Pengetahuan adalah segala sesuatu yang dikatahui tentang fakta-fakta baik sosial berlaku umum dan sudah teruji kebenarannya
4. Penelitian adalah kegiatan untuk mencari kebenaran akan sesuatu
5. Penelitian ilmiah adalah kegiatan meneliti untuk mencari kebenaran akan sesuatu dengan menggunakan metode ilmiah
6. Metode ilmiah adalah cara mencari kebenaran yang tidak hanya didasarkan kepada alasan induktif atau deduktif saja, tetapi bersifat menyeluruh atau gabungan antara berfikir induktif dan berfikir deduktif.
7. Bersikap ilmiah adalah tindakan yang dilakukan dengan analitis dan hati-hati dengan menggunakan logika secara ilmiah untuk mengambil keputusan
8. Berfikir ilmiah berarti melakukan kegiatan analitis dengan menggunakan logika secara ilmiah
9. Kebenaran ilmiah adalah kebenaran koherensi yang menganut logika deduktif bersifat rasional dan kebenaran korespondensi yang menganut logika induktif bersifat faktual (empirik)
10. Hipotesa/hipotesis ialah jawaban sementara dari suatu masalah penelitian
11. Substantive Hypotesis ialah jawaban /pemecahan sementara mengenai isi, inti, pokok suatu masalah
12. Statistycal hipotesis adalah hipotesis yang dirumuskan secara matematis dalam bentuk dua kalimat matematika.
13. Research Hypotesis adalah hipotesis yang dirumuskan secara naratif
14. Fakta adalah pengamatan yang telah diversifikasikan
15. Data adalah informasi-informasi yang akurasinya perlu pembuktian (kebenarannya sudah teruji)
16. Proposisi adalah pernyataan tentang sifat dari realita maupun maupun natura yang ingin diteliti
17. Konsep adalah abstraksi-abstrakasi yang dimuat secara umum
18. Konstrak/Konstruk adalah konsep yang dibuat dan dihasilkan oleh ilmuwan secara sadar untuk keperluan ilmiah secara sadar untuk keperluan ilmiah yang khas dan tertentu
19. Variabel adalah konsep yang mempunyai variasi nilai, atau mempunyai lebih dari satu nilai, keadaan, kategori atau kondisi
20. Variabel bebas/pengaruh adalah variabel penyebab yang diduga, terjadi lebih dahulu
Variabel tidak bebas/terikat/terpengaruh adalah variabel akibat yang diperkirakan terjadi kemudian
21. Variabel Kontrol adalah variabel yang ikut mempengaruhi variabel tidak bebas dan pengaruhnya di kontrol atau dinetralisir atau dihilangkan.
22. Variabel Moderator adalah variabel lain yang dianggap berpengaruh terhadap variabel tidak bebas tersebut, tetapi tidak mempunyai pengaruh utama.
23. Variabel Intervening/Antara adalah Variabel yang ikut menjembatani pengaruh variabel bebas yang mempengaruhi variabel tidak bebas, jika variabel antara ikut diselidiki maka hubungan statistik yang semula nampak antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas menjadi lemah atau bahkan lenyap
24. Variabel penekan/pengganggu adalah variabel yang akan mempengaruhi hasil hubungan dua variabel yang semula menghasilkan analisa awal akan berubah sebaliknya.
25. Reliabelitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu lat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan
26. Bias adalah prasangka atau dugaan
27. Konstan adalah tetap atau menentu
28. Konstanta atau terapan adalah besaran yang besarnyab tetap, menentu
29. Populasi adalah keseluruhan unit analisis yang akan diselidiki karakteristik atau ciri-cirinya. Jenisnya Populasi sampling dan populasi sasaran
30. Sampel adalah sebagian dari unit-unit yang ada dalam populasi yang ciri-ciri atau karakteristiknya benar-benar diselidiki, ukuran sample tergantung kepada ; 1). Keragaman karakteristik populasi 2). Tingkat presisi yang dikehendaki 3). Rencana analisis dan 4). Tenaga, biaya dan waktu.
31. Sampling adalah mengambil sampel atau sesuatu bagian populasi atau semesta sebagai wakil (refresentatif) populasi atau semesta itu
32. Sistematik random sampling adalah cara pengambilan sampel, dimana hanya unsur pertama yang dipilih secara random sedangkan unsur-unsur berikutnya dipilih secara sistematik menurut suatu pola tertentu
33. Abstrak merupakan ikhtisiar thesis yang ditulis secara singkat dan padat
34. Validitas adalah menentukan suatu test dengan tepat, bersifat benar menurut bahan bukti yang ada dan logika berfikir.
35. Validitas eksternal adalah validitas yang diperoleh dengan mengkolerasikan alat pengukur baru dengan alat ukur eksternal yang alat ukurnya sudah valid
36. Validitas Internal adalah validasi yang diperoleh dengan mengkorelasikan pendapat para pakar dan diambil kesimpulan oleh penulis
37. Masalah penelitian adalah variabel yang menjadi tema pokok penelitian dapat pula berupa kasus yang menjadi kasus fokus suatu penelitian
38. Identifikasi masalah adalah mengkalisifikasikan informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita, bila ada hasil-hasil yang bertentangan, bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian
39. Penelitian eksperimental, peneliti menciptakan sebab, secara sengaja membuat kelompok berbeda dan kemudian mengamati akibat perbedaan itu pada variabel terikat.
40. Penelitian ex-post facto, peneliti menyelidiki permasalahan dengan mempelajari atau meninjau variabel-variabel, variabel terikat dalam penelitian ini segera dapat diamati dan persoalan-persoalan utama peneliti selanjutnya adalah menemukan penyebab yang menimbulkan akibat tersebut. Kerlinger (1973) pencarian empirik yang sistematik dalam ilmuawan tidak dapat mengontrol langsung variabel bebas karena peristiwanya telah terjadiatau karena sifatnya tidak dapat dimanupulasi
Observasi Partisipan, observer melibatkan diri ditengah-tengah kegiatan observasi
Observasi non-partisipan, observer berada diluar kegiatan seolah-olah sebagai penonton
KONSEP DASAR METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN
Pendidikan adalah salah satu elemen atau unsur penentu bagaimana peradaban sebuah bangsa dibentuk (di-created) dari dini. Suatu bangsa harus bersedia dan mampu memporsikan sebagian besar dananya untuk pendidikan, selain itu dukungan para tenaga kependidikan harus berusaha secara terus menerus dalam memahami proses pendidikan yang kita ketahui dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan. Untuk itu kita perlu pengetahuan pendidikan sebagai dasar atas segala tindakan, pengetahuan dasar tersebut dapat kita peroleh dari berbagai sumber antara lain:
1. Pengalaman pribadi
2. Pendapat ahli
3. Tradisi atau tenacity
4. Intuisi (pengetahuan yang timbul dari kesadaran terdalam pada diri seseorang yang menghadapi persoalan baru)
5. Penalaran/logika
6. Keyakinan yang benar dan yang salah
Masing-masing sumber tersebut dapat memberikan pengetahuan yang cukup bias diandalkan dalam situasi tertentu, tetapi dalam situasi yang lain tidak cukup memadai untuk dijadikan dasar dalam membuat keputusan (Mc. Millan dan Schumacher, 1989).
7. Melalui metode deduktif dan induktif
8. Menggunakan pendekatan ilmiah
Dengan demikian para tenaga kependidikan akan mampu secara profesional membuat keputusan dalam setiap melakukan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurut Dewey pola metode ilmu pengetahuan mengikuti proses berikut ini:
· Identifikasi dan pembatasan masalah
· Memformulasikan hipotesis
· Mengumpulkan, mengorganisasikan dan menganalisis data
· Memformulasikan kesimpulan-kesimpulan
· Verifikasi, apakah sesuatu hipotesis ditolak, diterima ataukan dimodifikasi
Pola di atas buka pola satu-satunya, metode ilmiah mengenal beberapa pola lain yang dapat digunakan di dalam proses pemecahan masalah secara empiris-rasional. Dan pola apapun yang dipakai memerlukan patokan langkah yang menggambarkan urutan logis dari suatu kerja penelitian.
Apakah penelitian itu? What is real? Apakah realitas dari penelitian?
Ciri-ciri penelitian yang memiliki dasar positivis:
· Menekankan objektivitas secara universal dan tidak dipengaruhi oleh ruang dan waktu
· Menginterpretasi variabel melalui peraturan kuantitas/angka
· Memisahkan antar peneliti dan objek yang hendak diteliti
· Menekankan penggunaan metode statistik
Batasan-batasan penelitian:
Penelitian adalah art and science guna mencari jawaban terhadap suatu permasalahan (Yoseph dan Yoseph, 1979)
Penelitian disebut juga cara pengamatan atau inkuiri dan mempunyai tujuan untuk mencari jawaban permasalahan atau proses penemuan, baik itu discovery (hasil temuan yang memang sudah ada) maupun invention (penemuan hasil penelitian yang betul-betul baru dengan dukungan fakta/kloning)
Penelitian adalah merupakan proses ilmiah yang mencakup sifat formal (karena terikat dengan aturan, urutan maupun cara penyajian agar memperoleh hasil yang diakui dan bermanfaat bagi kehidupan manusia) dan intensif (menerapkan ketelitian dan ketepatan dalam melakukan proses penelitian agar memperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan, memecahkan problem melalui hubungan sebab-akibat, dapat diulang kembali dengan cara yang sama dan hasil sama
Penelitian (menurut Kerlinger, 1986) ialah proses penemuan yang mempunyai karakteristik sistematis, terkontrol, empiris, dan mendasarkan pada teori dan hipotesis atau jawaban sementara.
Penelitian adalah penerapan pendekatan ilmiah pada pengkajian suatu masalah yang mempunyai tujuan untuk menemukan jawaban terhadap persoalan yang signifikan, melalui penerapan prosedur-prosedur ilmiah
Penelitian pendidikan adalah cara yang digunakan orang untuk mendapatkan informasi yang bergunak dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai proses pendidikan. Penelitian pendidikan merupakan suatu kegiatan yang diarahkan kepada pengembangan pengetahuai ilmiah tentang kejadian-kejadian yang menarik perhatian pendidikan (Travers, 1969:5) yang tujuannya adalah menemukan prinsip-prinsip umum atau penafsiran tingkah laku yang dapat dipakai untuk menerangkan, meramalkan dan mengendalikan kejadian-kejadian dalam lingkungan pendidikan.
Tujuan penelitian :
· Memperoleh informasi baru
· Mengembangakan dan menjelaskan
· Menerangkan, memprediksi, dan mengontrol suatu ubahan
Karakteristik penelitian
· Mempunyai tujuan penelitian
· Mencakup kegiatan pengumpulan data baru
· Mencakup kegiatan yang terencana dan sistematis
· Mempertimbangkan aspek pengembangan teori
· Mengandung unsur observasi
· Memerlukan pencatatan terhadap gejala yang muncul
· Melakukan kontrol
· Memerlukan validasi instrumen
· Memerlukan keberanian
· Dicatat secara tepat kepada instansi yang berkepentingan sebagai laporan
Fungsi-fungsi penelitian :
· Menemukan sesuatu yang baru
· Mengembangkan ilmu pengetahuan
· Melakukan validasi terhadap teori lama
· Menemukan permasalahan penelitian
· Menambah khazanah pengayaan ilmiah yang baru
Macam-macam bentuk penelitian :
· Aspek tujuan
o Penelitian dasar
o Penelitian terapan/applied research
· Aspek metode
o Penelitian deskriptif
o Penelitian sejarah
o Penelitian survei
o Penelitian ex-postfakto
o Penelitian eksperimen
o Penelitian kuasi eksperimen
· Aspek pembeda
o Penelitian kependidikan
o Penelitian nonkependidikan

